Polisi Upayakan Visum Turis Tiongkok Korban Perkosaan

Rimanews – Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), sedang melakukan koordinasi dengan Divisi Hubungan Internasional Mabes Polri untuk memanggil ZZ alias SY (26), Warga Negara Tiongkok yang menjadi korban dugaan pemerkosaan oleh dua petugas Aviation Security (avsec) Bandara Soetta berinisial R dan B, kembali ke tanah air. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Rikwanto menerangkan, ZZ belum sempat diperiksa dan melakukan visum, tetapi korban saat ini sudah kembali ke negaranya. Kondisi ini, lanjut dia, agak menyulitkan petugas dalam penyidikan. “Kami sedang bekerja sama dengan Mabes Polri, supaya (korban) mau divisum atas dugaan pemerkosaan kalau memang benar bisa dibuat LP (laporan polisi),” kata dia, di Mapolda Metro Jaya, Jumat (26/12). Baca Juga Kuli Bangunan Perkosa Remaja 15 Tahun Kata Presiden Jokowi soal “om telolet om” Lokasi sidang Ahok dipindah karena alasan keamanan Rikwanto menjelaskan kendati korban belum diperiksa, Polresta Bandara Soetta telah membuat laporan model tipe A. Dalam pemeriksaan, lanjut dia, kedua petugas Angkasa Pura II selaku tersangka juga mengakui jika menggauli ZZ di sebuah hotel di sekitar bandara. Kasus ini berawal pada Selasa (23/12) pukul 01.20 WIB, ketika kedua petugas menemukan ZZ di Terminal 2D duduk sendirian tertinggal rombongan turis dari Tiongkok. Kesulitan dengan bahasa, perempuan itu kemudian dibawa ke hotel P dekat Bandara yang dipesan dan dibayar oleh tersangka R. Kedua tersangka kemudian menggauli korban di dalam kamar hotel dan setelahnya sempat meninggalkan uang Rp300 ribu, serta berpesan kepada pihak hotel untuk membangunkan korban pukul 11 siang. Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : Perkosaan , kriminal , Nasional

Sumber: RimaNews