Setara Institute: Negara Tidak Boleh Tunduk pada Kelompok Intoleran

Jakarta – Negara tidak boleh tunduk pada kelompok intoleran. Karena itu, upaya penindakan terhadap mereka yang melakukan pelanggaran, baik dalam bentuk aksi ilegal, penyebaran kebencian, dan dugaan makar harus ditindak. Hal itu disampaikan Ketua Setara Institute, Hendardi, di Jakarta, Senin (28/11). Ia menegaskan, penegakan hukum yang dilakukan oleh Polri adalah satu-satunya jalan yang harus didorong sebagai jalan penyelesaian berbagai ketegangan. “Karena itu Polri perlu melakukan penegakan hukum yang sungguh-sungguh, adil dan transparan,” kata dia. Menurut Hendardi, potensi makar yang disinyalir oleh Polri, harus dipandang sebagai warning untuk pihak-pihak yang berpotensi melakukan tindakan inkonstitusional. “Saya percaya, bahwa pernyataan Kapolri didukung oleh data intelijen yang valid. Tetapi penindakan atas dugaan makar juga harus proporsional dan terukur, sehingga tidak menimbulka teror baru bagi warga yang hendak menyampaikan aspirasinya,” tegas Hendardi. Ia menambahkan, Polri harus memastikan bahwa penetapan Ahok sebagai tersangka tidak menjadi preseden buruk pada pemajuan kebebasan beragama/berkeyakinan. “Polri harus mencegah penindakan yang berlebih untuk kasus-kasus yang menyerupai kasus yang dialami Ahok di beberapa daerah,” kata dia. Siprianus Edi Hardum/EHD Suara Pembaruan

Sumber: BeritaSatu