FIFA Siap Bikin Aturan Cuma Kapten Yang Boleh Bicara Pada Wasit!

Menurut Marco Van Basten selaku ketua perkembangan teknis FIFA, badan sepakbola dunia tersebut bakal memaksakan agar hanya kapten tim yang berhak bicara kepada wasit. Langkah ini dipilih untuk membuat tingkah laku para pemain di lapangan bakal lebih sopan.
Sering melihat para pemain Barcelona atau Real Madrid berkerumun di depan wasit, meminta agar sang pengadil lapangan menghukum lawan seberat-beratnya? Atau malah para pemain ini meminta agar rekan mereka diberi keringanan sanksi? Tampaknya pemandangan umum itu sebentar lagi akan lenyap dari dunia sepakbola.
Disampaikan oleh Marco van Basten, FIFA saat ini tengah mempertimbangkan untuk mengikuti jejak rugby terkait siapa yang berhak berdialog dengan wasit. Dan jika langkah FIFA ini berlanjut, maka cuma kapten yang bisa bicara dengan sang pengadil lapangan; yang bakal mengurangi ketegangan wasit, dan membuatnya bisa mengambil keputusan yang lebih jernih.
Bagi Marco Van Basten, saat ini sepakbola memang terlihat kurang nyaman terkait kerumunan pemain kepad wasit. Kepada BBC, sang mantan penyerang maut AC Milan ini menuturkan, Terlalu banyak pemain yang protes (kepada wasit, menekan wasit) sepanjang laga.

Saya yakin tingkah laku pemain bisa lebih baik. Kami sedang memikirkan cara agar tingkah merekak kembali ke jalur yang benar. Sepakbola bisa belajar dari olahraga manapun, dan begitu pula sebaliknya. Tapi yang jelas kita harus mengatasi masalah yang ada.
Van Basten tidak menampik, protes kepada wasit adalah bentuk ketegangan di dunia sepakbola. Dan emosi yang tertampilkan, membuat olahraga ini lebih menarik. Tapi menurutnya, (Membuat hanya kapten yang bisa bicara kepada wasit) adalah hal yang harus kita lakukan untuk menolong wasit.
Kami berusaha untuk membuat produk yang apik, dinamis, menarik, tetapi juga jujur. Memang ada banyak emosi yang meletup dalam laga, dan hal itulah sisi menariknya. Tapi di sisi lain, kita juga wajib mengontrol emosi itu.

dangersofwateryoyos.com pengeluaran togel hongkong Sumber: Sidomi