Persela Lamongan Produktif, Tapi Juga Mudah Kebobolan

Persela Lamongan baru saja mengalami kekalahan dari Persepam Madura United dengan skor 1-3 dalam lanjutan Indonesia Super League (ISL) 2014. Usai laga, pelatih Persela, Eduard Tjong, menyoroti kinerja timnya. Menurutnya, Bijahil Chalwa dan kawan-kawan memang produktif, tapi juga terlalu mudah kebobolan. Hingga saat ini, telah memasukkan 23 gol selama perjalanan ISL 2014. Akan tetapi, gawang Choirul Huda juga sudah dijebol lawan sebanyak 23 kali. Kondisi inilah yang menjadi pekerjaan rumah bagi Eduard Tjong. “Ini penyakit dari putaran pertama, berlanjut di putaran kedua. Setiap bermain pasti kemasukan. Sampai sekarang saya belum bisa mengatasi PR tersebut. Banyak memasukkan, banyak kemasukan. Kalau secara permainan, mereka sudah bermain baik,” keluh Eduard Tjong. Sang pelatih pun mengakui kekalahan timnya dari Persepam Madura United. Namun, ia menyesalkan gol cepat yang terjadi ke gawang Persela Lamongan sehingga membuyarkan konsentrasi anak-anak asuhnya. “Saya ucapkan selamat dulu bagi Persepam Madura United. Kita terlalu cepat kemasukan. Menit kedua sudah kemasukan, jadi sedikit agak bikin rusak konsentrasi. Ketika (skor) sudah mulai masuk 2-1, kita bisa mengimbangi. Tapi kemudian kita kemasukan lagi,” beber Eduard Tjong. “Sedikit ada hilang konsentrasi. Makanya saya bilang sama mereka, main seperti putaran pertama. Main dengan memikirkan (lawan) yang level biasa. Kita tak usah pikir papan atas, ini yang bikin kehilangan konsentrasi,” tutup eks pelatih Persiba Bantul ini.

Sumber: Sidomi