Polisi Tangkap Keluarga Spesialis Pencuri Mini Market

Bogor – Kepolisian Sektor Gunung Putri, Polres Bogor mengamankan pasangan suami-istri TK (40) dan RD (29), selain itu polisi juga mengamankan KS (19) yang merupakan keponakan TK dan RD. Ketiganya ditangkap karena diduga melakukan pencurian di mini market di Perumahan Cibubur Country, Gunungputri, Kabupaten Bogor. Ketiganya diamankan di sebuah kontrakan yang tidak dari lokasi mini market dan polisi mengamankan berbagai hasil curian mulai dari rokok, alat kosmetik, hingga perlengkapan dapur. Kapolsek Gunungputri, Ajun Komisaris Niih Hadiwijaya menuturkan, ketiga pelaku tersebut merupakan kelompok yang sudah beberapa kali melakukan kejahatan pencurian di mini market . “Kelompok ini spesialis pencuri mini market . Berdasarkan pengakuannya, dalam tiga bulan ini sudah berhasil mencuri 5 kali di wilayah Gunungputri, Depok, dan Cibubur,” kata Hadiwijaya, Sabtu (17/12). Penangkapan kelompok ini, kata Kapolsek, berdasarkan perkembangan kasus pencurian di mini market di Perumahan Cibubur Country pekan lalu. Berdasarkan rekaman kamera CCTV para pelaku dapat ditangkap. “Dari rekaman CCTV kita kembangkan, kita telusuri identitas pelaku, sampai akhirnya kita tangkap mereka di kontrakannya. Kontrakan ini rupanya sengaja disewa untuk menyimpan barang-barang hasil curian mereka dan di tempat ini pula polisi temukan banyak barang bukti hasil curian, seperti susu, rokok, alat kosmetik dan lainnya,” jelasnya. Modus mereka, lanjut Hadiwijaya, para pelaku datang bergilir ke mini market yang menjadi sasaran dengan tidak saling mengenal. Dua pelaku berperan mengecoh pelayan toko dengan meminta barang-barang yang ada di gudang. Saat para pelayan sibuk, satu pelaku langsung membawa kabur barang-barang yang dicuri. Hingga saat ini, ketiga pelaku masih dalam pemeriksaan intensif di Mapolsek untuk mencari mengetahui penadah barang-barang hasil curian. Mereka mengaku menjual barang-barang itu kepada seseorang di Cawang, Jakarta. Ketiga pelaku akan dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman diatas lima tahun penjara. Vento Saudale/YUD BeritaSatu.com

Sumber: BeritaSatu