Real Madrid Hapus Tanda Salib di Logo Demi Fans Timur Tengah

Satu yang original dengan lambang salib, dan satunya tanpa lambang salib. Baru-baru ini, untuk kepentingan bisnis, Marka, grup ritel dari Uni Emirat Arab yang bekerjasama dengan Real Madrid, siap menjual produk Los Blancos yang tidak bertanda salib. Marka menyebutkan, penghapusan tanda salib ini dilakukan dengan berlandaskan kepekaan budaya demi menghindari kontroversi.
Marka mendapatkan hak eksklusif untuk memproduksi, mendistribusikan dan menjual produk Real Madrid di berbagai negara Timur Tengah. Bukan hanya di negeri mereka sendiri UEA, tetapi juga di Arab Saudi, Qatar, Kuwait, Bahrain dan Oman. Meskipun demikian, wakil pimpinan Marka, Khaled al-Mheiri mengungkap kepada Reuters, bahwa produk yang mereka jual nantinya akan memakai versi khusus logo Los Blancos.
al-Mheiri menuturkan, Kami harus peka terhadap wilayah lain negara-negara Teluk yang cukup sensitif terhadap produk berunsur tanda salib.

Seperti jamak diketahui, enam negara Timur Tengah yang menjadi tempat Marka mendistribusikan produk mereka, berpenduduk mayoritas Muslim. Demi menghindari kemungkinan kontroversi tentang halal atau haramnya memakai produk tersebut, Marka memilih jalur aman. Toh Real Madrid memang memiliki logo khusus tersebut.
Di sisi lain, desain ulang logo Real Madrid tanpa logo salib, bukanlah hal sulit. Pasalnya, lambang salib tersebut terdapat di puncak mahkota yang ada di logo klub.
Dalam sejarah Real Madrid sendiri, bukan kali ini mereka menghapus tanda salib dari mahkota di logo. Hal sama pernah terjadi pada 2014, ketika logo tersebut dipakai oleh sponsor klub, Bank Nasional Abu Dhabi (NBAD).
Adapun pakaian dengan logo khusus Real Madrid yang dijual Marka di Timur Tengah adalah t-shirt, kaus shirt, dan pakaian renang. Penjualan akan dimulai pada bulan Maret 2017. Sebagai catatan, kaus replika Los Blancos yang dijual di Dubai, tetap menampilkan tanda salib dalam logo mereka.

dangersofwateryoyos.com poker online terpercaya Sumber: Sidomi