Anggota DPR Sebaiknya Tidak Rangkap Jabatan

Rimanews – Wakil Ketua DPR RI, Agus Hermanto mengatakan, anggota DPR RI sebaiknya tak rangkap jabatan, seperti menjadi Direktur Utama sebuah perusahaan. “Kalau jadi Direktur Utama, bagusnya mundur diri dululah sebagai anggota DPR RI,” kata Agus Hermanto di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (22/10/2015). Baca Juga Ahok: kenapa cuma saya yang digugat menista agama? Dora girang Aiptu Sutisna cabut laporan Kata Presiden Jokowi soal “om telolet om” Pernyataan itu disampaikan oleh Agus menanggapi adanya anggota DPR RI dari PPP, Epyardi Asda sebagai Direktur Utama. Perusahaan itu beralamat di Jl Yos Sudarso No 1Blok B-28, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Posisi Epyardi sebagai Dirut sebuah perusahaan ini diduga bertentangan dengan Pasal 236 ayat (2) UU MPR, DPR, DPD dan DPRD (MD3). Bunyinya; “Anggota DPR dilarang melakukan pekerjaan sebagai pejabat struktural pada lembaga pendidikan swasta, akuntan publik, konsultan, advokat atau pengacara, notaris, dan pekerjaan lain yang ada hubungannya dengan wewenang dan tugas DPR serta hak sebagai anggota DPR.” Sanksinya pada Pasal 237 ayat (2) berbunyi,”Anggota DPR yang terbukti melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 236 ayat (1) dan/atau ayat (2) dikenai sanksi pemberhentian sebagai anggota DPR. “Anggota DPR RI dilarang menjadi PNS, Polisi, TNI, bekerja di BUMN, BUMD, Supplier atau kontraktor yang berhubungan dengan APBN. Itu yang dilarang. Pada saat jadi caleg, perjanjian itu ada dan bermaterai,” katanya. Epyardi merupakan Direktur Utama PT KMU dan merupakan rekanan PT Pelindo II untuk bongkar muat di dermaga 201-203 Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. “Kita kembalikan ke penegak hukum. Kalau sudah seperti itu berkaitan dengan hukum. Kita yakini penegak hukum tahu. Bagi anggota DPR RI adalah mengikuti apa yang sudah ditandatangani saat mendaftarkan diri sebagai caleg,” kata politisi Partai Demokrat itu. Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : Pansus Pelindo II , Korupsi Pelindo II , RJ Lino , Epyardi Asda , politik , Nasional

Sumber: RimaNews