Murah, Alasan Juventus Rekrut Nicklas Bendtner

, Turin – Hingga saat ini mungkin penggemar Juventus masih bertanya-tanya kenapa klub pujaannya merekrut Nicklas Bendtner sebagai ujung tombak tim asal Italia yang memang mencari striker kelas dunia itu. Kini pertanyaan itu sedikit terjawab, Direktur Umum Juventus Giuseppe Marotta menyatakan alasan dalam penandatanganan perekrutan Bendtner di Turin. Dia menjelaskan bahwa penyerang Denmark itu adalah pilihan yang sangat murah. Penyerang berusia 24 tahun itu datang sebagai pemain pinjaman dari Arsenal pada hari terakhir jendela transfer musim panas. Namun, sampai sekarang pemain jangkung itu masih kesulitan untuk menembus starting line-up dan menampilkan permainan terbaiknya, sehingga menimbulkan banyak pertanyaan dari para penggemar atas perekrutannya. “Setiap transaksi membutuhkan penalaran ekonomis sebelum benar-benar dilakukan,” tutur Marotta kepada Rai Sport . “Kami tidak melakukan pembelian dengan nilai besar pada musim panas lalu. Tetapi, kami ingin penyerang lain jika suatu saat ada pemain yang cedera atau larangan bermain. Yang menjadi alasan kami untuk merekrut Bendtner dengan status pinjaman.” Striker yang juga dipinjamkan Arsenal ke Sunderland ini belum mencetak gol dari tujuh penampilannya bersama I Bianconeri. Kini dia kerap menghangatkan bangku cadangan Juve dan hanya menjadi pelapis Mirko Vucinic, Sebastian Giovinco, atau Fabio Quagliarella. “Saya tidak bisa menuntut itu dan saya pikir (Antonio) Conte adalah pelatih yang hebat,” ucap Bendtner. “Siapa pun pemain yang dimainkan dalam tim, itu terserah dia dan saya sangat menghormati pilihan yang dibuat Conte. Tetapi saya percaya permainan akan berubah dan saya ingin bermain,” ia melanjutkan. Juve saat ini memuncaki klasemen Seri A dengan 32 poin dari 14 pertandingan, unggul dua poin dari Napoli di tempat kedua. | JOKO SEDAYU Berita terpopuler lainnya: Begini Kalau Suporter Malaysia Ngamuk Suporter Timnas Minta PSSI Bersatu Clattenburg, Wasit Kontroversial Beraksi Kembali PSSI Tunjuk Pengganti Anggota Komite Bersama Singapura Tidak Anggap Enteng Indonesia

Sumber: Tempo.co